Cinta Beda Abad - Karya Fadlin Yunus Pagi itu, saat matahari baru menyibak kabut di ufuk timur, aku berdiri di depan cermin kecil yang tergantung di dinding kamarku. Rambutku kusut, mata sembab, dan wajahku terlihat lebih tua dari umurku yang sebenarnya. Entah berapa jam aku tidak tidur setelah membaca surat itu semalam. Jantungku masih saja berdebar setiap kali mengingat kata-kata Pak Hermawan yang begitu jujur dan tulus... terlalu tulus untuk kuabaikan, tapi juga terlalu rumit untuk kuterima. Aku tahu, ini tak bisa berlama-lama kusimpan sendiri. Maka pagi itu juga, aku memutuskan untuk bicara... dengan Ibu Anita. Langkahku berat ketika menuju ruang makan. Ibu Anita sedang menyesap kopi dan membaca koran. Aku berdiri agak jauh darinya, menunggu ia sadar bahwa ada aku di sana. Saat matanya mengangkat dari balik kacamata baca, aku tahu waktunya bicara. “Ibu…” suaraku gemetar. “Saya ingin bicara... sebentar saja.” I...
Cinta Beda Abad (Part 2): Keputusan yang Mengubah Hidup Zahra - Karya Fadlin Yunus
Mei 02, 2026
Cinta Beda Abad - Karya Fadlin Yunus Pagi itu, saat matahari baru menyibak kabut di ufuk timur, aku berdiri di depan cermin kecil yang tergantung di dinding kamarku. Rambutku kusut, mata sembab, dan wajahku terlihat lebih tua dari umurku yang sebenarnya. Entah berapa jam aku tidak tidur setelah membaca surat itu semalam. Jantungku masih saja berdebar setiap kali mengingat kata-kata Pak Hermawan yang begitu jujur dan tulus... terlalu tulus untuk kuabaikan, tapi juga terlalu rumit untuk kuterima. Aku tahu, ini tak bisa berlama-lama kusimpan sendiri. Maka pagi itu juga, aku memutuskan untuk bicara... dengan Ibu Anita. Langkahku berat ketika menuju ruang makan. Ibu Anita sedang menyesap kopi dan membaca koran. Aku berdiri agak jauh darinya, menunggu ia sadar bahwa ada aku di sana. Saat matanya mengangkat dari balik kacamata baca, aku tahu waktunya bicara. “Ibu…” suaraku gemetar. “Saya ingin bicara... sebentar saja.” I...
Tidak ada komentar