puisi

Puisi Belenggu Digital tentang Pendidikan di Era Modern – Karya Walies MH

April 30, 2026
0 Komentar
Beranda
puisi
Puisi Belenggu Digital tentang Pendidikan di Era Modern – Karya Walies MH

Pendahuluan

Puisi Belenggu Digital karya Walies MH menggambarkan realitas pendidikan di era digital yang sering kali kehilangan makna. Di tengah kemajuan teknologi, proses belajar tidak selalu menghadirkan kemerdekaan berpikir, tetapi justru menghadirkan tekanan baru bagi siswa dan guru.

Belenggu Digital – Walies MH

Mereka menyebutnya merdeka,
ketika kelas dipindahkan ke layar
dan suara murid dibungkam
oleh tombol mute dan target kurikulum.
 

            Merdeka katanya
            namun belajar diukur oleh sinyal
            oleh kuota, oleh algoritma
            yang tak pernah tahu arti lapar dan trauma.
 

Guru dipaksa mengejar platform
murid dikejar angka dan laporan
sementara makna pelan-pelan hilang
di antara klik, submit, dan tenggat waktu.
 

            Di era digital ini
            pendidikan sering lupa bertanya
            apakah murid sungguh belajar
            atau hanya bertahan agar terlihat hadir?
 

Jika merdeka hanya berarti cepat
hanya berarti patuh pada sistem
maka pendidikan kehilangan jiwanya
ia tak lagi membebaskan
hanya memindahkan belenggu ke bentuk baru.
 

            Merdeka seharusnya memberi ruang berpikir
            bukan sekadar akses teknologi
            membentuk manusia merdeka
            bukan generasi yang lelah namun diam.

Makna Puisi

Puisi ini mengkritik sistem pendidikan modern yang terlalu bergantung pada teknologi tanpa mempertimbangkan kondisi nyata siswa. “Merdeka belajar” dalam puisi ini justru dipertanyakan, karena kebebasan yang dimaksud sering kali hanya bersifat formal, bukan substansial.

Pesan Moral

  • Pendidikan seharusnya memanusiakan, bukan sekadar menilai
  • Teknologi hanyalah alat, bukan tujuan utama
  • Kebebasan belajar harus mencakup ruang berpikir, bukan hanya akses

  • Tidak ada komentar